Rabu, 16 Mei 2018

kisah Vladimir Komarov, manusia pertama yang meninggal dalam misi luar angkasa

source: www.gettyimages.ca

Vladimir Komarov adalah seorang komonot sekaligus teman baik Yuri Gagarin ( Orang pertama yang meluncur ke luar angkasa) dan juga kosmonot soviet pertama yang terbang ke Luar Angkasa lebih dari sekali. Ia lahir pada tanggal 16 maret 1927 di Moskow, Uni Soviet dan meninggal pada tanggal 24 april 1967. Komarov meninggal karena kecelakaan yang diakibatkan karena kegagalan parasut pada kapsul Luar Angkasa soyuz saat akan kembali ke Bumi.

 Kejadian ini dimulai pada saat peringatan 50 tahun berdirinya Uni Soviet. pemerintah  Uni Soviet menginginkan sesuatu yang spektakuler dalam program luar angkasa. Pemimpin Uni Soviet pada saat itu berencana mengirimkan dua pesawat ruang angkasa (soyuz 1 dan soyuz 2) dan melakukan aksi yang spektakuler, yaitu dimana pilot dari salah satu pesawat berpindah tempat ke pesawat lain dan mendarat dengan pesawat yang berbeda dari saat Ia berangkat.

Vladimir Komarov terpilih menjadi pilot soyuz 1 pada tahun 1967dengan kosmonot cadangannya yaitu Yuri Gagarin.  Sebelum penerbangannya Komarov yakin bahwa Dia akan mati dalam misi tersebut dan para kosmonot juga tahu bahwa pesawat ruang angkasa memiliki kesalahan keamanan utaa. Yuri Gagarin menyarankan agar misi tersebut ditunda, Ia menulis sebuah memo dan memberikannya kepada sahabatnya untuk mengirimkannya kepada pemerintah Soviet, namun tidak ada yang berani melakukannya.

Komarov yang sudah yakin bahwa Ia akan mati dalam misi tersebut tetap menolak untuk tidak terbang, karena jika Komarov tidak melakukan penerbangan ini, mereka akan mengirim pilot cadangan yaitu Yuri Gagarin, " dan Dia akan mati bukan Aku, kita harus menjaganya" kata Komarov.

tanda tangan Komarov, Source : wikipedia
Beberapa hari sebelum tanggal peluncuran, orang-orang semakin pesimis. pasalnya teknisi yang memeriksa Soyuz 1 menemukan 203 masalah struktural. Selang beberapa menit setelah peluncuran masalahpun dimulai ketika panel surya kiri tidak dapat digunakan sehingga mengakibatkan kurangnya energi listrik. kesalahan lain bermunculan seiring berjalannya waktu, salah satu masalah lainnya, yaitu tidak berfungsinya komunikasi HR ( high frequency) yang mengakibatkan terganggunya komunikasi jarak jauh.

 Baca juga: 8 Hewan yang pernah ke luar angkasa

kapalpun mulai berputar pada porosnya. sistem kontrol termal merosot, terganggunya kamunikasi dengan pusat yang ada di Bumi, kurangnya energi listrik menjadi masalah pada sistem operasi. melihat masalah ini, pusat kontrol memutuskan untuk mengakhiri peluncuran soyuz 2 dan membawa pulang Komarov dengan kesempetan yang tersisa.

Komarov berhasil memasuki atmosfer bumi, tetapi pada saat meluncur di atmosfer parasut utama mengalami kegagalan dan mengakibatkan kapsul meluncur dengan cepat kearah bumi. Soyuz 1 kemudian berbenturan dengan bumi dengan kecepatan tinggi di padang rumput orenberg, kemudian Soyuz 1 pun meledak dan terbakar sehingga menewaskan Komarov.

selang beberapa hari pasca tragedi kematian Komarov tepatnya pada tanggal 17 mei, Yuri Gagarin diwawancarai oleh surat kabar komsomolskaya pravda. Dalam wawancaranya Gagarin menyinggung kegagalan yang terjadi pada modul soyuz."... semua mekanisme pesawat ruang angkasa, bahkan lebih memperhatikan semua tahap pemeriksaan dan pengujian, bahkan lebih waspada dalam pertemuan kita dengan yang tidak diketahui. Dia telah menunjukkan kepada kita betapa berbahayanya jalan menuju ruang angkasa. penerbangan dan kematiannya akan mengajari kita keberanian. "

kejadian ini pun menjadikan Komarov sebagai manusia yang meninggal pertama dalam misi luar angkasa, tetapi bukan manusia pertama yang meninggal diluar angkasa. Karena Komarov wafat setelah memasuki Bumi. Atas kejadian ini juga dapat dijadikan evaluasi dan sejarah bagi penerbangan Luar angkasa Soviet dan dunia....

 

Sabtu, 28 April 2018

8 Hewan yang pernah ke Luar Angkasa

Manusia memang haus dalam mendalami ilmu pengetahuan tak terkecuali dibidang astronomi. Dengan berbagai cara, manusia ingin terus menerus mempelajari sains. Sejak dulu manusia selalu bercita cita ingin pergi ke Luar Angkasa dan mempelajarinya.

Sebelum adanya peluncuran manusia pertama keluar angkasa yaitu, Yuri Gagarin (seorang kosmonaut asal Rusia) pada 12 april 1961 para ilmuwan sudah mengirim hewan-hewan untuk pergi ke luar angkasa dengan tujuan untuk mengetahui apakah luar angkasa sudah bisa dijelajahi oleh manusia. Dan inilah beberapa hewan yang sudah pernah terbang ke luar angkasa.

1. Lalat buah 
Lalat buah merupakan hewan pertama yang pernah diluncurkan ke luar angkasa. Diluncurkan pada tanggal 20 februari 1947 dari Amerika Serikat dengan nama misi V2,  sukses mengudara dan mendarat dengan selamat.

2. Monyet
Setelah sukses dengan peluncuran lalat buah, Amerika Serikat kembali meluncurkan hewan ke luar angkasa yaitu monyet. Monyet pertama yang diluncurkan dengan roket V2 pada juni 1948 bernama Albert gagal melaksanakan misinya, Ia mati pada ketinggian 68km karena sesak nafas.

Belum puas dengan kegagalan tersebut mereka kembali meluncurkan monyet ke Angkasa yang diberi nama Albert II. Pada bulan juni 1949 Monyet tersebut berhasil mengudara dan berhasil sampai Antariksa pada ketinggian 134 km. Namun na'as saat melakukan pendaratan parasut yang ada pada kapsulnya itu rusak dan mengakibatkan kapsul tersebut terbanting keras ke permukaan bumi hingga mengakibatkan monyet tersebut mati.

Monyet berikutnya yang diberi nama Albert III dan Albert IV tewas dalam misi tahun 1949. Dan Albert V menjadi korban berikutnya akibat kerusakan parasut pada tahun 1951. Setelah itu Albert VI atau dikenal dengan nama Yorick sukses menjalani misinya pada tahun 1961, Ia hanya mencapai ketinggian 72 Km dari target 100 Km. Malangnya Yorick tewas beberapa jam setelah mendarat

3. Tikus
Tikus pertama yang diluncurkan ke Angkasa meluncur dari Amerika Serikat pada tanggal 31 agustus 1950 dengan roket V2. Tikus tersebut berhasil mrngudara hingga ketinggian 137 km. Namun, gagal saat melakukan pendaratan yang diakibatkan adanya kerusakan pada sistem parasut dan mengakibatkan tikus tersebut mati karena berbenturan dengan permukaan bumi.

Baca juga: Apa itu sundog?

4. Anjing 
Pada tanggal 3 november 1957 Rusia mengirimkan anjing pertama ke luar angkasa. Anjing yang dipilih adalah seekor anjing liar yang bernama laika, anjing liar dipilih karena Ia mampu untuk bertahan hidup pada kondisi ekstrem seperti kelaparan dan cuaca ekstrem.

Malangnya Laika tidak mengetahui bahwa misi ini sebenarnya adalah misi bunuh diri, Ia akan diberikan racun pada makanannya setelah beberapa hari mengudara guna mencegah Ia mati kelaparan. Namun, misinya tersebut gagal sebab roket yang dinaikinya terbakar di atmosfer selang beberapa jam mengudara.

5. Kucing
Kucing yang bernama Felicette menjadi kucing pertama yang pernah ke Luar Angkasa dan kembali ke Bumi dengan selamat. Felicette merupakan seekor kucing liar yang berasal dari kota Paris. Sebelumnya, ia menjalankan test layaknya seorang astronaut sungguhan dan berhasil lolos menyingkirkan kucing kucing lain dikarenakan sikapnya yang tenang dan berat badan yang ideal.

Pada tanggal 18 oktober 1963 Felicette diluncurkan menggunakan roket Veronique AG1. Ia berhasil terbang setinggi lebih dari 100 mil dari permukaan bumi selama 15 menit. Setelah itu, ia kembali ke Bumi dan berhasil mendarat dengan selamat.

6. Kura-Kura
Pada tanggal 15 september 1968 Uni Soviet mengirimkan dua ekor kura kura menggunakan roket Zond 5 dalam misi perjalanan ke Bulan. Kura-kura bisa dibilang hewan paling lama yang dapat bertahan hidup di Luar Angkasa. Pasalnya kedua kura kura tersebut sukses mengelilingi bulan selama 6 hari dan kembali pulang dengan selamat pada tanggal 21 september 1968, hanya saja kura-kura tersebut mengalami penurunan berat badan.

7. Kodok

Pada tahun 1970, NASA memiliki program yang bernama The Orbiting Frog Otolith yang bertujuan untuk meneliti kadar kemabukan astronaut selama di luar angkasa. NASA meluncurkan sepasang kodok dengan jenis bullfrog pada tanggal  9-15 november 1970. Setelah kembali ke Bumi kodok tersebut diteliti struktur dan fungsi otaknya yang nengalami perubahan akibat berbedaan suhu, lingkunga dan gravitasi.

8. Laba-laba

Pada tahun 1973 dua ekor Laba-laba bernama Arabella dan Anita dikirimkan ke luar angksa dengan roket skylab3. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara jaring Laba-laba yang dibuat di Bumi dengan yang dibuat di Luar Angkasa. Meskipun kedua laba-laba tersebut mati karena dehidrasi, tetapi mereka berhasil membuat jaring di Luar Angkasa. Ilmuwan mengungkapkan bahwa jaring yang dibuat di Angkasa lebih halus dibanding yang dibuat di Bumi.

Selasa, 10 April 2018

Apa yang dimaksud dengan sundog?

     Source: Wikipedia

Hallo semua, Pada kesempatan kali ini saya akan membahas sundog,*hahh sundog?*. ya, memang cukup unik namanya tetapi sundog disini bukanlah matahari berbentuk anjing atau sebagainya ya..ini hanyalah sebuah julukan saja pada fenomena tersebut. Jadi apa itu sundog?.

Sundog atau parhelion (matahari semu) adalah sebuah peristiwa optik yang mengakibatkan munculnya titik titik terang yang menyerupai matahari dan biasanya terjadi pada cincin halo.

Sundog atau parhelion ini biasanya muncul sebagai titik terang berwarna yang berada pada kiri-kanan matahari. Peristiwa ini juga tidak mengenal musim jadi bisa saja terjadi kapanpun dan di manapun, namun tidak setiap fenomena ini terlihat begitu jelas dan terang ya..parhelion tampak jelas dan terang saat matahari tampak rendah.

Pada umumnya parhelion tercipta dari kristal es yang berbentuk segi enam pada awan sirus yang tinggi dan dingin, atau pada musim dingin yang amat dingin. Kristal kristal tersebut berfungsi sebagai prisma yang akan membelokan cahaya yang melewatinya. Jika kristal tersebut terorientasikan secara acak maka akan terbentuk halo dan apabila kristal kristal tersebut terbenam di udara dan tersusun secara vertikal maka cahaya matahari terbiaskan secara mendatar maka akan mengakibatkan fenomena sundog.

Baca juga: Olympus mons,gunung tertinggi di tata surya

Follow my ig: @zidan_rayfadli15

Jumat, 16 Maret 2018

6 planet yang mirip dengan bumi


Saat ini, para ilmuwan sedang berlomba lomba untuk menemukan planet baru pangganti bumi. Bukan tidak mungkin suatu saat nanti bumi sudah benar benar tidak layak huni bagi mahluk hidup, melihat kelakuan manusia yang semakin lama semakin merusak bumi membuat kondisi bumi lama kelamaan makin buruk.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kerusakan bagi ekosistem bumi, seperti penebangan pohon secara liar, efek rumah kaca, ataupun pencemaran pencemaran yang terjadi dimana-mana. Oleh sebab itu, saat ini para ilmuwan sedang mencari planet pengganti bumi bagi kelangsungan hidup generasi kita selanjutnya.

Berikut daftar beberapa planet yang mirip dengan bumi:

1. KOI-7923.01

Planet KOI-7923.01 (Kepler Object of Interest) adalah sebuah planet yang ditemukan oleh Kepler spacecraft pada tahun 2017 yang mengorbit bintang KIC9084569 dan berada di rasi cygnus. KOI-7923.01 memiliki orbit 395 hari dan suhu kira kira sama dengan daerah kutub bumi, planet ini juga berada pada habitable zone (Zona layak huni).

2. KOI-82.06

Selain planet KOI-7923.01 kepler sapcecraft  juga menemukan planet KOI-82.06. Planet tersebut merupakan salah satu  kandidat zona layak huni.

3. Kepler-186f



Planet Kepler-186f adalah sebuah planet yang mirip dengan bumi dan menjadi kandidat tempat yang dapat ditinggali. Berjarak 550 Ly dari bumi planet kepler merupakan planet yang berada dalam zona Goldilocks (zona planet yang bisa dihuni karena berada cukup dekat dengan matahari tempat ia mengorbit). Ditemukan pada tanggal 17 april 2014, planet ini memiliki periode orbit 130 hari, lebih ceoat dari bumi. Planet ini juga mengorbit bintang kepler-186 dengan massa 0,54 M ☉ dan radius 0,52 R  ☉ dan memiliki suhu 4017°k.

4. Trappist-1e



Trappist-1e adalah sebuah exoplanet yang berada pada zona layak huni yang mengorbit bintang induknya, yakni Trappist-1. Berada pada jarak 40 tahun cahaya planet ini memiliki periode orbit 6.099 hari (~146 jam) . Planet ini ditemukan pada tanggal 22 februari 2017 oleh Spitzer Space Telescope dengan metode transit dan memiliki suhu mirip dengan antartika, namun masih layak huni.

5. Kepler-22b

Kepler-22b adalah planet luar surya pertama yang dipastikan berada pada zona layak huni. Planet ini ditemukan oleh teleskop luar angkasa milik nasa dan diumumkan pada tanggal 5 desember 2011. Planet ini berjarak 600 tahun cahaya dan mengorbit bintang kepler-22, selain itu planet ini memiliki jari jari sebesar 2,4 kali jari jari bumi. Jika planet ini tidak memiliki atmosfer maka kemungkinan planet ini memiliki suhu -11°c dan apabila atmosfer di planet ini mengalami efek rumah kaca seperti di bumi maka suhunya diperkirakan menjadi 22°c.

6. K2-155d
Planet yang dijuluki "Bumi super" oleh para ilmuwan ini diperkirakan mengandung air dan mendukung untuk dijadikan tempat tinggal baru. Ya, air memang salah satu syarat penting bagi keberlangsungan kehidupan. Berada pada jarak 200 tahun cahaya dari bumi, planet ini mengorbit bintang kerdil merah K2-155 dan memiliki massa 1,6 kali massa bumi.

Minggu, 11 Maret 2018

Olympus mons, gunung tertinggi di tata surya


  Olympus mons

    Hy semuanya, kalian pasti sudah taukan dengan gunung everest? Ya, gunung dengan inggi 8.848 m (29.029 ft) dinobatkan menjadi gunung tertinggi di Dunia yang terletak di Nepal. Pada tanggal 29 mei 1953 orang asal Selandia Baru yang bernama Edmund Hillary dan ditemani oleh seorang pemandu bernama Tenzing Norgay asal Nepal berhasil menakhlukan gunung everest. Tetapi bukan ini ya yang akan kita bahas, kali ini kita akan membahas gunung Olympus mons, gunung tertinggi di Tata surya.

    Olympus mons merupakan gunung berapi dengan tipe perisai yang terletak di planet tetangga bumi si planet merah Mars yang ditemukan oleh mariner 9 (wahana pengorbit NASA yang membantu menjelajahi Mars). Olympus mons adalah gunung tertinggi di Mars bahkan di tata surya dengan ketinggian 25 km atau tiga kali lebih tinggi dari gunung everest. Waahh tinggi banget ya guys. Saking tingginya gunung itu, jika kita berada di kaki gunung Olympus Mons kita tidak akan bisa melihat puncaknya.

 “Gunung raksasa ini diperkirakan terbentuk dengan cara yang sama dengan terbentuknya gunung-gunung di planet Bumi, yakni berdiri di titik di mana batu-batuan panas dari bagian dalam planet terlontar ke atas,” kata David Baker dan Todd Ratcliff, peneliti dari Goddard Space Flight Center dan Kennedy Space Center NASA pada laporannya, seperti dikutip dari Extremesolarsystem, 31 Desember 2010. 

    Meski demikian, gunung Olympus Mons masih bisa tumbuh lebih tinggi lagi dengan cara yang berbeda dengan gunung berapi di planet Bumi karena planet Mars tidak memiliki lempeng tektonik.

    Itu dia sedikit pembahasan tentang Olympus mons, gunung tertinggi di tata surya. Semoga dapat menambah wawasan anda.

  REFERENSI:
https://www.google.co.id/amp/s/m.viva.co.id/amp/digital/196821-olympus-mons-gunung-tertinggi-sejagat

Bisakah manusia mengeksploitasi Mars menjadi layak huni?

source: NASA CARI ILMU- Penelitian terhadap planet Mars memang sudah dilakukan bertahun tahun lalu. Para peneliti yang bertugas di l...